PASARIBU - Yang pertama beresi dulu diri sendiri kalau masih lajang,
Kalau sudah berumah tangga, antara suami istri beresi dulu urusan domestik rumah tangga.
Kalau sudah beres, bolehlah beresi lagi keluarga inti.
Kalau keluarga inti sudah beres, boleh juga memberesi keluarga besar.
Kalau keluarga besar pun sudah beres kita buat, boleh juga memberesi orang lain.
JOLMA SIPANGGARON orang lain diberesi sementara intern diri dan keluarga gak beres.
SIPANGGARON namanya kalau orang lain dibandari makan tapi keluarga sendiri tidak makan.
Orang lain dikasi makan enak sementara keluarga makan ikan asin.
SIPANGGARON namanya kalau sama orang lain berjiwa sosial sementara sama keluarga kalau ada apa apa lepas tangan.
SIPANGGARON namanya kalau mengurus urusan orang rela koyak sejuta atau dua juta sementara kalau keluarga sendiri punya hajatan memberi 100.000 pun payah.
SIPANGGARON namanya kalau pamer pamer uang sementara keluarga sendiri ngutang beras di warung.
Kita bekerja untuk keluarga, BUKAN UNTUK ORANG LAIN.
Kalau penghasilan kita dari bekerja itu sudah lebih dari cukup untuk keluarga gak masalah ngasi makan orang lain.
Kalau keluarga sudah beres gak masalah hoga hoga dengan teman teman.
Salah satu yang membuat kita hancur adalah JIWA SIPANGGARON.
Supaya kita menyadari hal berikut :
"SATU KEBODOHAN BESAR BAGI ORANG ORANG JIKA TIDAK MEMANFAATKAN ORANG YANG SIPANGGARON"
Artinya kalau kamu punya JIWA SIPANGGARON yakinlah bahwa orang orang yang ada disekitarmu sangat cerdik memanfaatkan kamu.
Mereka akan memuji dan memuja mu lebih dari Sang Pencipta supaya kamu klepek klepek, supaya kamu tidak sadar kalau mereka sedang mengambil sesuatu dari dirimu.
"Lek, kafe yok, percumalah sudah bos"
Langsung naik kuping, masuk kafe, membandari orang minum padahal siapa yang tau mungkin masih ada bon di warung yang belum dibayar.
BAIK dan SIPANGGARON itu berbeda jauh.
BAIK = dia memberi karena panggilan hati dan tetap menggunakan PERTIMBANGAN.
SIPANGGARON = dia memberi apa saja ASAL MA DIPANGGAR PANGGAR hape nadijabu dang mangan, ima loak ni jolma na sipanggaron.
Kalau orang baik, gak merah kupingnya mendengar sanjungan.
Kalau orang SIPANGGARON langsung bergetar getar kupingnya kalau disanjung orang, makanya gampang saja dia mengeluarkan uang tanpa mempertimbangkan besok seperti apa.
TIDAK PENTING penilaian orang tentang diri kita sebab yang paling utama kita lakukan adalah MENYELAMATKAN DIRI SENDIRI.
Pilih mana dinilai masyarakat pelit dan kurang bergaul tapi diri dan keluarga selamat ATAU dinilai masyarakat HEBAT DERMAWAN DENGAN PERGAULAN SELUAS SAMUDRA tapi keluarga bermasalah?
Molo au tumagon ma didok halak hurang bergaul na petting boi marisi butuhaku. tuahama didok halak jago, royal, jiwa sosial na timbo hape pangisi ni jabu pe marutang boras tu kode.
ORANG SIPANGGARON itu akan hancur pada waktunya, pasti...... (Bonani Ruru)
